His Mother’s Dream

Gerimis dipukul tujuh malam. Lewat kaca jendela Trans Jogja, dia melihat sinar terang di lantai dua. Pemandangan itu terlihat di sebuah gedung perbankan. Layar presentasi dengan diagram batang tidak lepas dari pengamatannya. Mereka berdasi dan duduk melingkar di kursi masing-masing.

Dia berpikir bahwa orang-orang yang menghadap layar itu sedang rapat. Sepertinya mengenai target bulanan. Tepat sekali, hari itu adalah 31 Maret, empat hari setelah dia mendapatkan gaji.

“Emangnya gak mau kalau masuk bank?”

Itulah komentar ibunya ketika sedang memberitahu bahwa dia lolos tahap dua untuk seleksi di media televisi. Kata-kata itu yang membuatnya menutup mulutnya untuk beradu. Ada jeda diam yang sangat lama. “Ya udah moga bisa masuk ke televisi,” tutup ibunya.

Proses seleksi itu sudah enam bulan berlalu. Hasilnya dia tidak diterima. Dia pikir bahwa restu ibunya yang mengganjal proses rekruitmen itu. Dia memang ngotot untuk bekerja di dunia ini. Bahkan ibunya juga sudah memberikan wejangan sebelum dia berangkat KKN (Kuliah Kerja Nyata).

Orang-orang yang dipandang lewat kaca yang berembun itu mengingatkan impian ibunya. Hal sederhananya adalah ‘jadilah pegawai bank’. Dia mulai membenarkan perkataan ibunya. Ritme pekerjaan di bank sangat teratur. Seragam yang keren dan bekerja di dalam ruangan yang tidak panas.

Warna pekerjaan seperti itulah yang cocok baginya. Dia tidak mau kepanasan. Selain itu, dia juga rapi dalam penampilan. Penilain ibunya lebih tepat daripada penilaian dari dirinya sendiri. Kenyataan inilah yang membuat merasa bersalah ketika pulang kerja dan melewati gedung Commonwealth Bank Yogyakarta. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s