Emergency Picnic Part I

Kini dia kembali lagi ke Solo. Dia berkunjung ke destinasi ini bersama tiga teman kantornya yang baru dikenal selama tiga bulan. Beruntung bisa refresh otak ditengah kerjaan menulis yang luar biasa sibuknya.

Solo merupakan tujuan yang tepat karena tidak terlalu jauh dari Jogja. Selain itu, waktu trip juga terbatas hanya sehari.

Bagi dia, kesempatan ini merupakan ketiga kalinya dia berkunjung ke Solo. Itulah mengapa dia tidak terlalu banyak persiapan. Meskipun pada akhirnya trip ini terlalu banyak drama dan ketidakjelasan. However, it is amazing!

Edisi Emergency Picnic..

A post shared by Artiyono Sabar (@artiyonosabar) on

Berangkat dari Stasiun Tugu, mereka naik Prameks sekitar 07.35 WIB. Dia harus berdiri, meskipun teman lainnya lesehan di lantai. Dia hanya makan biskuit dan air putih demi mengganti sarapan. Perjalanan lumayan lama sekitar satu setengah jam.

Sesampainya di Stasiun Purwosari, mereka mulai kebingungan untuk menuju destinasi pertama. Matahari mulai meninggi dan Car Free Day sudah mulai sepi. Mereka sepakat untuk mencari makan melalui city walk yang sangat adem.

Mereka mulai terganggu dengan tatapan orang-orang di sekitarnya. Entah kenapa, mereka seperti orang asing. Mungkin permasalahan outfit. Ketika memasuki beberapa tempat, orang tetap menatap mereka dengan tatapan yang tidak wajar. Seolah-olah mereka adalah ‘orang asing’.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s