Tiga tempat hanya untuk sebuah obrolan

Mereka sepakat untuk buka bersama di malam Minggu. Bukanlah hal mudah untuk membuat janji karena kesibukan masing-masing. Meeting point mereka adalah tempat makanan ala Meksiko di daerah Babarsari, Sleman.

Untung saja tempat ini tidak terlalu ramai sebagai tempat ngobrol. Sebelum ritual curhat dimulai, mereka pesan makanan. Bahkan dia salah menyebutkan nama masakan dalam Bahasa Meksiko.

IMG_1988

Obrolan meja memang kurang lengkap. Dua personel lainnya tidak bisa bergabung. Kini mereka hanya bertiga. Di tempat ini sambil menikmati mujito, kisah mulai percintaan, kegalauan kerja, seperti folder Dropbox yang sudah dishare ke semua orang.

Acara nongkrong ini berlanjut ke sebuah gerai mie Jakarta yang dekat dengan daerah situ. Dia hanya tertarik dengan bakso kuah yang menggoda. Nafsu lidahnya terbayarkan. Makan di dua tempat ini belumlah memuaskan. Mereka memutuskan untuk pergi ke ChaCha Milktea daerah Gejayan. Tempat ini sebagai penutup dari pertemuan.

IMG_1978

Pertemuan ini sungguh tidak diduga. Mereka sama-sama tidak merencanakan. Begitu mengalir. Hal ini seperti masa kuliah dulu. Pergi ke tempat hanya demi urusan makan dan obrolan. Akan tetapi, dia belajar kehidupan dari setiap meja makan.

Di antara setiap kunyahan makanan, selalu terselip kerinduan pertemanan.

Thanks Munez dan Wahyu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s