Letter for himself :(

Dear kamu,

Kini kamu sudah merasakan luka yang begitu perih. Banyak mimpi yang kandas meski kamu sudah berjuang. Bahkan kamu juga bingung antara harus menyesal atau berhenti saja. Kini kamu tahu arti luka itu bukan? Tetap melangkahlah dan terus berjalan. Impian itu pasti terwujud, percayalah!

Kamu yang bigung dengan dunia orang dewasa,

Akhirnya kamu menyadari bahwa kamu akan sampai pada tahap itu. Kini kamu sedang dalam perjalanannya. Melangkahlah dan nikmati saja. Kamu akan belajar dan mengerti perspektif lain. Tenanglah!

Kamu yang berbeda dengan orang lain,

Setiap manusia itu mempunyai hal unik. Kamu dipertemukan dengan orang yang berbeda-beda setiap harinya, bersyukurlah karena itu bentuk kekayaan Tuhan. Jangan merasa bersalah karena kamu terlalu berbeda.

Kamu yang takut dengan perasaan,

Kamu hanya sembunyi untuk menghadapi perasaan. Kamu sering mengandalkan logika dalam setiap permasalahan. Tapi, perasaan dan emosi itulah yang membuat kamu seutuhnya manusia. Terkadang memang sakit untuk merasakan emosi sendiri. Pahamilah, rasa sakit itu hanya sebagian bukan keseluruhan.

Kamu yang penuh dengan impian dan tujuan,

Tetaplah percaya bahwa semua itu terwujud. Beranikan mengucapkan impian itu setiap hari. Orang lain mungkin akan mentertawakannya, ingat ini hidupmu bukan tentang orang lain.

Kamu yang sedang merasa bersalah, 

Itu adalah tanda perbaikan. Rasa gusar itulah yang akan menuntunmu menuju prestasi dan peningkatkan diri. Berkembanglah!

Kamu yang impiannya besar, 

Ini hidupmu, nikmatilah!

Dari,

Dirimu sendiri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s