Jawaban Tuhan itu Selalu Ada

Waktu itu, sejak dia mengagumi dunia berita melalui layar kaca.

Waktu itu, ketika dia belum tahu parktik politik dan dunia bisnis.

Waktu itu, ketika bacaan favoritnya adalah Chicken Soup for the Soul.

Dia sudah bermimpi untuk mengumpulkan kisah,

dari narasumbernya langsung.

Istilah kerennya adalah seorang jurnalis.

Ya jurnalis Kebon Jeruk itu.

Kini memang dia belum dinaungi oleh televisi yang terletak di Pilar Mas, Kebon Jeruk sebagai jurnalis. Dia terdampar di sebuah online media meskipun dengan titel yang sama. Agak aneh memang, karena pekerjaannya lebih menggarap artikel gaya hidup yang jauh dari kata liputan. Jabatan itu memang kurang layak disandangnya.

Akan tetapi sepertinya kini pemikirannya berubah. Tepatnya setelah dia masuk divisi call center. Dalam divisi ini, dia bertanggung jawab untuk mengumpulkan kisah dari seluruh Indonesia. Sistemnya adalah setiap orang yang ingin bercerita langsung telepon ke nomor bebas pulsa. Kemudian dia yang menulis untuk dijadikan bahan berita.

Meski belum lama dalam divisi ini, dia banyak menerima kisah yang beragam. Mulai dari persoalan rumah tangga, dunia ekonomi, percintaan, bahkan kisah-kisah yang tidak terduga. Dia juga bisa terhubung dengan orang yang di Jambi, Aceh, Papua, atau daerah pinggiran Ibu Kota.

Dia hanya berpikir bahwa inilah jawaban Tuhan untuk impian waktu itu. Mengumpulkan kisah dengan mendegarkan langsung dari sumbernya. Bukankah memang Tuhan selalu menjawab impiannya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s