My first 10 K

Sudah lama memang dia tidak lari ataupun jogging. Setelah shift pekerjaan yang begitu jungkir balik, akhirnya dia memutuskan untuk melakukan kembali.

Awalnya dia memilih 5 K, tetapi karena temannya memilih 10 K, akhirnya dia mengikutinya. Apalagi ada tiket gratisan. Itulah yang membuatnya mengekor.

Dia tertarik dengan konsep larinya, mengelilingi Prambanan. Tentu saja atmosfer yang berbeda.

IMG_7619

Saat hari H, dia agak was-was. Inilah pertama kalinya dia mengambil nomor lari pada jarak tersebut. Dia hanya menyemangati dirinya sendiri. Belum lagi tidak semua peserta mendapatkan medali.

Samuel, UI Runner asal Bandung, yang sudah memberikan tiket gratis.
Samuel, UI Runner asal Bandung, yang sudah memberikan tiket gratis.

Benar memang, dia sudah mulai curiga dengan fisiknya. Dia hanya kuat lari hingga 5 K. Setelah itu, dia hanya berjalan.

“Walking is the way I run,” ungkapnya dalam hati.

Parahnya lagi, jarak tempuhnya ternyata lebih dari 10 K, tepatnya adalah 12,9 K. Dia sengaja memasang Nike Running selama lari. Dan tetap, dia percaya dengan data yang dikeluarkan oleh teknologi.

Setelah lebih dari satu jam lari 30 menit, akhirnya dia menginjakkan kakinya di garis finish. Dia tidak peduli dengan muka cewek yang mengalungkan medali ke lehernya.

Benar saja, beberapa jam setelah lari, muka dan badan mulai tidak beres. Muka mulai memerah-merah dan kepala panas.

Tetapi semua hal yang dirasakan sangat berharga baginya. Berkenalan dengan orang baru dan tentu saja tantangan baru.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s