Semangkuk untuk Kekasih Lidahnya

Saat stres menghampirinya, dia mencoba menikmatinya dengan semangkuk bakso. Jika belum lega, dia pasti akan memesan lagi. Itulah ritualnya. Bakso adalah hal yang paling dia cintainya demi perut dan lidah. Otak juga sebenarnya.

Semenjak kecil, bakso bagaikan permen yang bisa membuat hidupnya lebih manis. Ayahnya selalu memberikannya saat pulang dari bepergian. Dia pernah dibangunkan di tengah tidur nyenyaknya demi bakso dengan kuahpanas. Ya, itulah awal kisah cintanya dengan bakso.

Hingga kini, dia masih berhubungan baik dengan bola-bola daging tersebut. Bahkan dia seperti kecanduan. Seringkali dia rela menunggu berjam-jam menunggu gerobak bakso demi kekasih lidahnya itu. Kalau tidak dapat, ya merebus mie instan rasa bakso.

Dari ratusan bola di dunia ini mengapa harus bakso?

Tidak semua bakso menjadi favoritnya. Yang berhasil mengambil hati serta lidahnya adalah bakso uleg. Tidak ada mienya dalam menu ini. Biasanya diganti dengan ketupat. Karena dia tidak bisa makan olahan nasi ini, dia selalu memberi catatan khusus saat memesannya. Hanya ada tahu, bakso serta cabe hijau uleg yang segar disiram dalam mangkuknya.

Rasa pedasnya yang begitu alami membuat otaknya segar kembali. Lebih baiknya adalah lidahnya tidak kelu lagi untuk mengutarakan kebahagiaan hatinya. Itulah bakos uleg baginya, obat saat dia merasa bosan atau tertekan.

Meski dia sempat jatuh cinta dengan bakso khas Malang, bakso uleg tetap tidak bisa jauh dari kata hatinya. Apalagi bakso bakarnya yang begitu gurih ditaburi bawang goreng. Meski begitu, sambal hijau mentah tidak bisa mengalahkannya.

Sayangnya, dia belum bisa membuat resep sekelas bakso uleg favoritnya. Dia terkadang mencobanya dengan resep sakadarnya, tapi hasilnya ya seadanya saja. Impas bukan?
Bakso adalah bagian hidupnya. Dia pernah sakit karena micin dalam kuahnya. Dia pernah merasakan hambarnya cita rasa meski harus dihabiskan. Akan tetapi, dia lebih banyak menemukan kebahagian dalam semangkuk bakso. Mau berapa mangkuk kebahagiaan memang?

Ditulis pada 27 Desember 2106
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s