Sang Penjaga

Tuhan banyak mengirimkan orang yang tidak dia kenal untuk menjaganya. 
Saat SD, seorang supir angkot rela mengantarnya lomba. Bahkan abangnya tidak menarik tarif darinya. Kala SMP, ada guru yang menjadi mentor pribadinya. 

Saat magang kerja, pernah juga diantarkan orang karena ketinggalan bus. Saat awal kuliahpun, ada orang yang menawarkan tempat karena salah janjian dengan ibu kos. 

Dari semua itu, yang paling mengharukan adalah ketika dia baru menginjakkan kaki di Tanah Anoa. 

Ceritanya, pagi itu dia bepergian ke Unaaha. Karena jalur, dia harus berputar ke Konawe Utara atau menyebrang via Parudongka. Dia mantap mengambil opsi pertama yang diambil. 

Dari rumah, dia diantar Pak Sekretaris Desa untuk menumpang truk sawit. Dia merasa lega. Sayangnya, truk harus ditarik jonder karena kondisi medan akibat hujan. Alhasil, dia belum beruntung mendapatkan bus tujuan Kendari.  

Hingga waktu buka puasa, dia belum mendapatkan juga. Dia menunggu di sebuah warung sambil menulis di draft emailnya. Tidak ada mobil juga. 

“Tunggu saja. Nanti kalau tidak dapat bermalam di sini,” ucap Ibu Agustina, pemilik warung. 

Dia berharap jangan sampai bermalam. Nyatanya harapannya berlubang juga. 

Beruntunglah anaknya Ibu Agustina, Naufal (semoga tidak salah ketik) mengajaknya ngobrol menemani buka puasa. Hingga akhirnya dia bermalam di rumahnya. 

Saat salat Magrib, dia merasa ada yang meletup selesai salam. Dia merasa bersyukur banyak sosok seperti Ibu Agustina, yang rela menampung orang asing semacam dia. 

Begitulah Tuhan, Dia melemparkannya di daratan di muka bumi ini beserta penjaganya. Iya memang karena Dia adalah penjaga yang sesungguhnya. 

Advertisements

One thought on “Sang Penjaga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s